Di kelas 12
SMAN Tanjungsari ada dua perempuan yang sudah bersahabat sejak dahulu. Mereka
selalu Bersama mulai dari SD, SMP hingga sekarang SMA. Mereka memiliki komitmen untuk terus
bersahabat sampai akhir hayat . Dibalik komitmen yang itu, mereka juga memiliki
komitmen untuk tidak berpacaran sampai lulus kuliah nanti. Rencananya mereka
akan kuliah di Universitas Gajah Mada Yogyakarta.
Menuju akhir semester dimana kelas
12 pastinya melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) di sekolahnya. Mereka
berdua selalu kompak dan selalu menjadi yang terbaik diantara yang lainnya. Mereka
belajar bersama untuk memaksimalkan Ujian Akhir di sekolahnya itu. Karena mereka ingin mendapatkan IPK tinggi supaya
bisa menggapai Universitas yang mereka impikan.
Singkat cerita mereka sudah menyelesaikan
Ujian nya dari tahap awal sampai akhir. Namun di akhir-akhir sekolah menuju
kelulusan ada sesuatu hal yang terjadi diantara mereka. Awalnya terasa biasa
aja, dan masih seperti biasanya. Namun, setelah dirasa ada seseuatu hal yang
berbeda.
Dibalik dua sahabat tadi ada laki-laki
famous di sekolah, yang mana mereka adalah geng tim basket di sekolah, dan
laki-laki itu selalu menjadi sorotan dan pujaan siswa putri di sekolah
tersebut.
Kembali lagi ke dua sahabat tadi, mereka
mulai merasakan kehidupan yang renggang dan jarang bersama. Ternyata setelah
ditelusuri ada yang melanggar komitmen yang telah mereka buat yaitu tidak boleh
berpacaran sampai lulus kuliah nanti. Setelah ditelusuri lebih mendalam lagi
ternyata dibalik itu kedua orang tersebut sama-sama memiliki pasangan
masing-masing. Wajar aja sih Namanya juga manusia pasti ada rasa suka terhadap
lawan jenis .
Selang beberapa minggu mereka semakin jauh dan tak terlihat selalu
bersama lagi dan ternyata ada berita terbaru bahwa pacar mereka bertukaran tapi
tidak atas kesengajaan melainkan tanpa di sengaja . Namanya anak yang baru
punya pacar kali ya jadi pacarannya itu kaya mainan sekali bosen langsung dibanting.
Semakin jauh aja persahabatan mereka. Setelah terjadi hal tersebut dan
pada akhirnya mereka menyadari bahwa apa yang mereka perbuat adalah sesuatu hal
yang konyol hingga kelulusan tiba, mereka saling merangkul kembali dan membentuk kembali
jiwa persahabatan serta komitmen yang
telah mereka perbuat hingga akhirnya mereka lulus bersama dan bisa meraih
impiannya yaitu kuliah di Universitas yang mereka impikan.Mereka tersadar bahwa sahabat lebih peting daripada pacar.
0 komentar:
Posting Komentar